Turki temukan tempat perlindungan di kota kuno Troy

TURKINESIA.NET – ÇANAKKALE. Para arkeolog telah menemukan tempat perlindungan baru sebelum kota kuno Troy di provinsi Çanakkale barat Turki. Penemuan tersebut diharapkan dapat menjelaskan rincian peradaban kuno yang menghuni daerah tersebut.

Profesor Rüstem Aslan dari Fakultas Arkeologi Universitas Çanakkale, yang memimpin penggalian di Troy, mengatakan kepada Badan Anadolu bahwa dalam periode penggalian ke-156 mereka telah menemukan tiga tempat perlindungan.

Profesor Aslan mengatakan, penggalian di Troy yang terletak di dekat desa Tevfikiye, diluncurkan oleh Frank Calvert untuk pertama kalinya pada tahun 1863. Dia menekankan bahwa penemuan tempat perlindungan baru ini menarik karena memiliki implikasi yang signifikan dalam hal sejarah Troy dan Anatolia.

“Dalam penggalian tahun ini, kami menemukan hasil yang menarik mengenai pintu masuk selatan ke kota kuno Troy,” kata Aslan. Dia menambahkan: “Kami sampai pada kesimpulan bahwa ada area tempat perlindungan baru di Troy terutama selama periode Romawi Helenistik.”

Aslan mengatakan bahwa penggalian membuktikan keberadaan tempat perlindungan ketiga di daerah tersebut.

Temuan di Troy diharapkan menjelaskan hubungan kota dengan budaya Anatolia dan Het, dan fungsinya di Anatolia Barat.

Pemerintah Turki mendeklarasikan tahun 2018 sebagai “Tahun Troy” untuk menghormati peringatan 20 tahun pengakuan kota kuno sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Tahun ini, ratusan ribu tamu, termasuk selebriti, telah mengunjungi situs untuk melihat Museum Troy yang baru dibuka dan mengambil bagian dalam kegiatan budaya dan sejarah.

Kota kuno Troy yang berumur 4.000 tahun adalah salah satu situs arkeologi paling terkenal di dunia. Penggalian pertama di kota kuno itu dilakukan pada tahun 1870 oleh pengusaha Jerman Heinrich Schliemann, yang sekarang dianggap sebagai pelopor arkeologi.

Latar bersejarah Perang Troya Yunani di mana prajurit Spartan dan Akhaia dari Yunani mengepung kota tersebut di abad ke-13 SM. Peristiwa itu diabadikan oleh penyair Yunani, Homer, dalam puisi epiknya The Illiad. [Daily Sabah]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via