Turki kritik sanksi tambahan AS atas Venezuela

TURKINESIA.NET – ANKARA. Ankara menolak sanksi tambahan Washington terhadap pemerintah Venezuela awal pekan ini, kata kementerian luar negeri Turki pada Jumat [09/08].

“Kami tidak setuju dengan Perintah Eksekutif AS ‘Memblokir Properti Pemerintah Venezuela’ sebagai sanksi komprehensif terhadap Venezuela yang ditandatangani pada 5 Agustus 2019, di saat pembicaraan yang difasilitasi oleh Norwegia berlanjut di Barbados antara pemerintah Venezuela dan oposisi,” kata jurubicara Turki, Hami Aksoy, dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan Turki khawatir sanksi akan memperburuk kesulitan ekonomi yang sudah dihadapi oleh Venezuela dan berdampak negatif pada inisiatif yang bertujuan untuk menemukan solusi politik di negara itu.

“Dalam hal ini, kami ingin menegaskan sekali lagi bahwa untuk menemukan solusi yang langgeng, semua pihak harus terus berkontribusi dalam proses dialog politik,” katanya.

Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang membekukan semua properti dan kepentingan dalam properti pemerintah Venezuela di Amerika sehingga “tidak dapat ditransfer, dibayar, diekspor, ditarik, atau jika tidak ditangani.”

Venezuela telah berada dalam kekacauan sejak diguncang ketidakstabilan ketika pemimpin oposisi Juan Guaido menyatakan dirinya bertindak sebagai presiden beberapa hari setelah Nicolas Maduro dilantik sebagai presiden pada Januari.

AS dan banyak negara Eropa dan Amerika Latin telah mendukung Guaido. Sedangkan Rusia, Turki, Cina, Iran, Bolivia, dan Meksiko telah mendukung Maduro. [Daily Sabah]

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via