Turki kecam Islandia karena Timnasnya  dilecehkan

TURKINESIA.NET – REYKJAVIK. Beberapa pejabat Turki mengecam Islandia pada hari Senin [10/06] setelah tim sepak bola nasional Turki menjadi sasaran hinaan yang membuat para pemain terpaksa mencari bantuan keamanan dan tertahan di Bandara Keflavik selama berjam-jam.

Tim Turki melakukan perjalanan ke Islandia setelah kemenangan mengejutkan 2-0 atas juara dunia Prancis di kualifikasi UEFA Euro 2020 pada hari Sabtu. Mereka tiba Minggu malam untuk pertandingan Grup H melawan Islandia selenggarakan pada hari Selasa.

Menurut pemain lini depan Turki Burak Yılmaz, otoritas Islandia membuat Timnas menunggu lebih dari tiga jam di pusat kontrol paspor. Petugas juga melakukan pemeriksaan ketat, berulang kali menggeledah barang-barang pemain secara menyeluruh.

Sementara itu, seorang pria tak dikenal menghina gelandang Turki Emre Belözoğlu dengan gaya meniru wartawan menggunakan apa yang tampaknya sikat toilet.

Pengguna media sosial Turki meluapkan kemarahan, mengkritik dan menuntut Islandia mengidentifikasi pria tersebut.

Tagar #TurksAreComingForIceland menjadi tren Twitter di Turki. Seniman Turki terkenal juga menunjukkan dukungan di media sosial untuk mendukung Timnas.

“Apa yang mereka lakukan tidak sopan. Kami telah menunggu selama tiga jam. Mereka mengambil tas semua orang. Mereka berulang kali mencari tas. Kami terbang selama enam setengah jam dan telah menunggu selama tiga jam lagi. Beberapa teman kami masih belum keluar,” kata Yılmaz.

Belözoğlu mengatakan mereka mengalami penggelendahan menyeluruh yang tidak perlu. Ia menambahkan bahwa dirinya berharap pihak berwenang akan menjelaskan alasan di balik tindakan tersebut.

Setelah menunggu lama, Timnas pergi ke hotel di ibukota Reykjavik dengan bus. Manajer Tim Senol Güneş diperkirakan akan mengadakan konferensi pers menjelang pelatihan yang akan diadakan di stadion Laugardalsvollur pada hari Senin.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan menelepon Ketua Federasi Sepak Bola Turki (TFF) Nihat Özdemir, memintanya untuk menyampaikan pesan solidaritas kepada Timnas dan pelatihnya, Şenol Güneş. Menurut pernyataan TFF, Erdogan juga mengatakan kepada Ozdemir bahwa pihak berwenang Turki mengambil semua tindakan yang diperlukan dalam kasus ini.

Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu mengatakan perlakuan yang diterima tim nasional Turki tidak dapat diterima pada tingkat diplomatik dan kemanusiaan.

“Tidak seorang pun boleh meragukan bahwa kita akan melakukan apa yang diperlukan,” kata Çavuşoğlu.

Cavusoglu mengatakan dia akan menghubungi Menlu Islandia Gudlaugur Thor Thordarson atas perlakuan yang tidak dapat diterima terhadap Timnas Turki.

Kementerian Luar Negeri Turki juga mengeluarkan nota diplomatik ke Islandia, mengutuk insiden itu melalui kedutaan Turki di Oslo.

Duta Besar Turki untuk Norwegia, Fazlı Çorman, telah pergi ke Islandia untuk menyatakan ketidaknyamanan negaranya atas perkembangan tersebut.

Tidak ada komentar langsung dari pemerintah Islandia atau kementerian luar negeri.

Federasi sepakbola Islandia mengatakan mereka akan mengeluarkan pernyataan atas perlakuan yang diterima tim nasional Turki.

Belakangan, Omar Smarason, kepala media dan pemasaran di Asosiasi Sepak Bola Islandia, mengatakan semua penumpang dari bandara “non-sertifikasi” menerima pemeriksaan serupa. Para pemain Islandia menjalani prosedur yang sama ketika mereka tiba di negaranya dari bandara Turki Konya lima tahun lalu, ia menambahkan.

Menteri Olahraga dan Pemuda Mehmet Muharrem Kasapoğlu mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian bahwa ia memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Islandia untuk mendukung Timnas.

“Para pemain kami tidak sendirian. Sebagai Republik Turki, kami akan mendukung mereka dengan cara yang terkuat (di Islandia),” katanya.

Direktur Komunikasi Kepresidenan Fahrettin Altun mengatakan insiden itu tidak sejalan dengan kesopanan diplomatik dan mengutuk para pejabat yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Perlakuan Tim Sepak Bola Nasional Turki di Bandara Keflavik Islandia tidak sejalan dengan sopan santun diplomatik atau perilaku sportif. Saya mengutuk pihak berwenang dan pejabat yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Kami akan terus memantau situasi,” kata Altun.

Juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin juga mengutuk insiden itu.

“Perlakuan tidak sopan terhadap tim nasional kami di Islandia tidak dapat diterima. Kami mendukung tim nasional kami. Para pesepakbola kami akan memberikan jawaban yang diperlukan di lapangan,” katanya.

Juru Bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) Ömer Çelik juga mengecam perlakuan “tidak sopan” terhadap para pesepakbola.

“Kami mengutuk otoritas Islandia dengan cara sekuat mungkin. Semua tanggapan yang diperlukan jelas akan diberikan atas rasa tidak hormat ini, yang tidak sesuai dengan semangat olahraga,” kata Çelik.

Çelik meminta otoritas Islandia bertanggung jawab atas perawatan.

“Pihak berwenang Islandia harus meminta maaf atas praktik-praktik primitif ini dan harus mengambil langkah-langkah, yang akan memperbaiki kesalahan ini,” tambahnya. [Daily Sabah]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via