Terluka parah dalam pertempuran di Hama, pahlawan revolusi Suriah gugur di RS Turki

TURKINESIA.NET – ANKARA. Pesepakbola dan ikon revolusi Suriah akhirnya meninggal dunia di rumah sakit Turki pada Sabtu, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Abdelbaset Sarout terluka dalam serangan di Hama, utara Suriah, dan dibawa ke Turki untuk mendapatkan perawatan lebih jauh.

“Dia meninggal karena lukanya pada hari Sabtu,” kata Rami Abdurrahman, kepala lembaga yang berbasis di Inggris itu.

Sebelum meletus revolusi, Sarout, 27, merupakan penjaga gawang tim nasional Suriah U-17 dan U-20.

Dia menjadi komandan pejuang ketika kota kelahirannya Homs diserang rezim pada 2011-2014.

Dia tampil dalam film dokumenter 2013 “The Return to Homs” yang memenangkan penghargaan internasional.

Bagi banyak orang, Sarout juga merupakan penyanyi lagu bertema revolusi. Dalam video Youtube, dia menyanyikan lagu-lagu kemerdekaan dan pengorbanan.

“Oh ayah, tanah air kami berdarah, tanah kami bersedih,

Oh ayah, anak-anak menangis tetapi siapa yang akan menjawab panggilan mereka,

Oh ayah, martir adalah impianku, impianku selama bertahun-tahun… ” kata Sarout dalam video nyanyiannya pada 2016.

Pada September lalu, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang. Namun, Rezim Assad tetap mengabaikan perjanjian dan terus-menerus menyerang zona de-eskalasi Idlib. [Anadolu Agency]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via