Teliti manuskrip ulama Kesultanan Seljuk, mahasiswa Indonesia raih doktor di Turki

TURKINESIA.NET – JAKARTA. Mahasiswa Indonesia Akhmad Rofii Dimyati berhasil meraih gelar doktor Filsafat Islam di Suleyman Demirel University, Isparta, Turki pada Selasa.

Dalam disertasinya, Dimyati meneliti manuskrip ulama bernama Muayyad bin Abi Bakar bin Ibrahim Akmaluddin An-Nahjuwani yang hidup pada abad ke-14 di masa keruntuhan Kesultanan Seljuk.

Dimyati meneliti karya An-Nahjuwani yang berjudul Syarhul Isyarat wat Tanbihat.

Di awal penelitian, Ketua Pengurus Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Almujtama’ Pamekasan ini mengaku pesimis karena kajian manuskrip ini sukar, apalagi membahas filsafat Ibnu Sina yang dikenal tidak mudah untuk dipahami.

“Tapi dengan kesungguhan, kerja keras dan kesabarannya penelitian manuskrip ini rampung,” ujar Dimyati ini dalam keterangannya kepada Anadolu Agency.

Dalam sidang, Dimyati berhadapan dengan lima dosen yang datang dari dalam dan luar kampus.

Haluk Songur, dosen pemimbing Dimyati, mengapresiasi penelitian manuskrip yang dilakukan oleh mahasiswa asal Madura ini.

Menurut Songur, menulis penelitian dengan bahasa Turki bukanlah hal yang mudah bagi mahasiswa internasional.

“Namun yang membuat saya salut adalah kesungguhan dan keistiqomahan Damyati dalam menyelesaikan penelitiannya,” kata Haluk.

Eşref Altaş, dosen Istanbul Medeniyet University, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penelitian manuskrip Dimyati.

“Penelitian ini bisa menjadi kontribusi baru bagi dunia filasafat Islam. Meskipun, ada beberapa hal kecil yang perlu diperbaiki,” ujar Eşref Altaş di akhir sidang.

Dimyati berharap hasil karyanya ini dapat bermanfaat bagi khazanah keilmuan, terutama dalam kajian fisafat Islam.

Peraih beasiswa Pemerintah Turki 2013 ini juga bertekad terus mengkaji khazanah keilmuan karena masih banyak manuskrip yang belum sampai ke masyarakat luas.

“Dengan hasil kajian ini, semoga menjadi permulaan untuk beramal di bidang ilmu dan bagaimana mentransfer ilmu itu kepada umat,” kata Dimyati.

Sumber: Anadolu Agency/ Teliti manuskrip ulama Kesultanan Seljuk, mahasiswa Indonesia raih doktor di Turki

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via