m
Popular Posts
Follow Us
HomeBeritaMenlu Turki: “Tidak ada negosiasi antara Turki dengan AS mengenai operasi Afrin

Menlu Turki: “Tidak ada negosiasi antara Turki dengan AS mengenai operasi Afrin

Turkinesia.net – Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu mengatakan pada hari Selasa bahwa tidak ada negosiasi atau kesepakatan antara Amerika Serikat dan Turki mengenai evakuasi teroris People’s Protection Unit (YPG) atau penduduk lokal dari Syria Afrin.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan TGRT Haber, Çavuşoğlu mengatakan bahwa militer AS tidak berada di Afrin. Cavusoglu menambahkan bahwa Turki telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi warga sipil di kota Suriah.

Operasi Olive Branch dimulai pada 20 Januari melawan keberadaan YPG di dalam dan sekitar Afrin. Pemerintah Turki menganggap kehadiran kelompok tersebut di kawasan tersebut sebagai ancaman eksistensial terhadap keamanan nasional. Sejak awal operasi, YPG telah menyerang warga sipil di provinsi-provinsi Turki sepanjang perbatasan berkali-kali.

“Harapan kami dari A.S. adalah untuk menghentikan dukungannya terhadap teroris, berhenti mempersenjatai mereka dan tidak menghalangi jalan kami,” katanya.

Çavuşoğlu mengatakan bahwa merelokasi milisi YPG tidak akan menyelesaikan masalah dan mereka harus meletakkan senjata mereka atau dihancurkan.

Menjawab ungkapan AS baru-baru ini mengenai pembentukan zona keamanan di Suriah, Çavuşoğlu mengatakan bahwa Turki tidak dapat mempercayai A.S. karena Washington tidak menepati janjinya.

“Ini adalah hak kami untuk mengharapkan dari AS untuk menepati janjinya terlebih dahulu, perlu untuk menghilangkan YPG dari Manbij. Demikian pula, ia harus memutuskan hubungannya dengan YPG,” katanya.

Kerja sama AS dengan YPG yang berafiliasi dengan PKK telah menjadi masalah bagi Turki. Ankara telah berulang kali memperingatkan terhadap dampak penggunaan satu kelompok teroris untuk mengalahkan yang lain (Daesh), sementara AS telah menggembar-gemborkan “hasil efektif” kerja sama dengan YPG dalam perang melawan Daesh.

Namun, meski pertarungan melawan Daesh hampir berakhir, AS masih terus mendukung YPG dengan peralatan senjata dan militer.

Daily Sabah

Rate This Article:
No comments

leave a comment