Makam Sultan Sulaiman Alqanuni akan jadi museum terbuka di Hongaria

TURKINESIA.NET – SZIGETVAR. Akhir tahun ini, sebuah situs di Hungaria yang terdapat makam Sultan Sulaiman Alqanuni akan diubah menjadi museum terbuka, menurut seorang pejabat Turki.

Seda Dagli, Kepala Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) Budapest, sebuah badan bantuan pemerintah Turki, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pada masa pemerintahannya di abad ke-16, Sulaiman Alqanuni adalah pemimpin yang meninggalkan jejaknya di berbagai kawasan di dunia.

Dagli mengatakan dia berharap kerjasama saat ini antara TIKA dan pemerintah Hongaria serta akademisi Hongaria akan tumbuh lebih kuat.

TIKA dan pemerintah kota di Szigetvar, kota di selatan Hongaria tempat makam Sultan Sulaiman berada, pada 2012 telah menandatangani perjanjian tentang proyek penggalian dan penelitian untuk makam dan sekitarnya.

Penggalian menemukan makam sultan yang hilang serta peninggalan bersejarah lainnya, dan daerah itu dilindungi pada 2017.

Daerah itu, satu-satunya pemukiman yang didirikan Ottoman di Hongaria, saat ini sedang diubah menjadi museum terbuka, dan pekerjaannya akan dilakukan pada proyek pada akhir tahun ini.

Sulaiman Alqanuni, salah satu sultan paling kuat Kesultanan Ottoman, meninggal dunia karena sakit saat memimpin pengepungan Kastil Szigetvar pada 1566.

Karena akan dimakamkan di Istanbul, mengingat perjalanan jauh dan waktu lama, organ internalnya dimakamkan di Szigetvar, sedangkan tubuhnya dibawa ke ibukota Istanbul.

Putranya, Sultan Selim II, membangun sebuah makam untuk ayahnya di Szigetvar dan sebuah kompleks sekelilingnya. Namun makam dan kompleknya hilang ketika Hongaria jatuh ke tangan Austria pada akhir abad ke-17. [Yeni Safak]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via