Israel kecam serangan Turki atas teroris YPG dan tawarkan bantuan

TURKINESIA.NET – TEL AVIV. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis [10/10] mengecam invasi Turki ke wilayah-wilayah yang dikuasai teroris YPG di  timur laut Suriah dan mengatakan Israel siap menawarkan bantuan kemanusiaan menghadapi serangan dari Ankara.

Dilansir dari Times of Israel, pernyataan tersebut adalah komentar pertama Netanyahu mengenai situasi di Suriah setelah diam selama beberapa hari pasca keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik pasukan Amerika dari negara itu.

Beberapa pejabat Israel lainnya juga mengecam operasi Turki dan mendesak dukungan untuk YPG.

“Israel mengecam keras invasi Turki ke wilayah Kurdi di Suriah dan memperingatkan terhadap pembersihan etnis Kurdi oleh Turki dan proxynya,” kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantornya.

“Israel siap untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang Kurdi yang gagah.”

Netanyahu tidak menyinggung keputusan AS menarik pasukan dari Suriah dan mempersilahkan Turki melakukan serangan itu.

Pada hari Rabu, Turki melancarkan serangan besar-besaran ke daerah-daerah yang dikuasai YPG dengan pemboman intensif yang membuka jalan bagi serangan darat.

Pada tahun 2014, Netanyahu menyatakan dukungan untuk kemerdekaan Kurdistan. Dia memuji “komitmen politik dan moderasi politik Kurdi,” dan mengatakan “mereka layak memperoleh kemerdekaan politik sendiri.” Namun dia telah menghindari kritikan atas keputusan Washington untuk menarik pasukannya dari utara Suriah yang telah diperingatkan oleh beberapa analis akan membuat kekosongan untuk diisi oleh kekuatan yang tidak menguntungkan Israel.

Dalam apa yang tampaknya menjadi referensi untuk kekhawatiran itu, pada hari Kamis sebelumnya Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan terus mempertahankan diri terhadap ancaman regional.

“Seperti pada tahun 1973, hari ini kami juga sangat menghargai dukungan penting AS… Pada saat yang sama, kami selalu mengingat dan menerapkan aturan dasar yang membimbing kami: Israel akan melindungi dirinya sendiri, terhadap dirinya sendiri, terhadap segala ancaman,” kata Netanyahu selama upacara peringatan di pemakaman nasional Mount Herzl di Yerusalem, bagi mereka yang terbunuh dalam Perang Yom Kippur.

Netanyahu sering kali mengkritik Erdogan karena “membantai orang Kurdi.”

Anggota parlemen terkemuka di Israel telah mengeluarkan pernyataan dukungan untuk YPG ketika Turki memulai invasi ke Suriah dan di AS, Trump menghadapi tekanan internal dari Partai Republik atas keputusan untuk tidak mendukung YPG. []

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via