admin@turkinesia.net
Tuesday, January 22, 2019
Berita

Impian para migran Afrika jadi pesepakbola profesional di Turki

Impian para migran Afrika jadi pesepakbola professional di Turki

TURKINESIA.NET – ISTANBUL. Konviction Rüya Spor yang terdiri dari pemain amatir Afrika yang tinggal di Istanbul, berkeinginan untuk menjadi klub sepakbola profesional pertama setelah mendapatkan lisensi dari pejabat Turki. Jika disetujui, izin tersebut akan menghidupkan kembali harapan bagi para pemain yang awalnya datang ke Turki untuk bermain di liga profesional.

Di sebuah stadion kecil di Avcılar, sebuah distrik di sisi Eropa Istanbul yang dikenal dengan komunitas migran Afrika yang cukup besar, 32 pemain dari Nigeria, Senegal, Ghana, Liberia, Pantai Gading dan negara-negara lain berkumpul bersama beberapa hari setiap pekan untuk sesi pelatihan yang ketat. Beberapa di antaranya adalah mahasiswa dan lainnya bekerja sampingan tetapi semuanya berbagi hasrat untuk sepak bola.

Tim itu digagas oleh Djibril Bakala Camara, seorang migran Guinea yang tinggal di Turki sejak 2016. Camara mengatakan mereka mengajukan lamaran ke otoritas lokal untuk diklasifikasikan sebagai “sebuah asosiasi,” sebuah persyaratan untuk klub sepak bola, satu bulan lalu. Sampai saat itu, tim melatih keterampilannya dalam pertandingan persahabatan dengan klub-klub amatir lainnya di Istanbul.

Pelatih Mustafa Yıldırım, merupakan satu-satunya warga Turki yang menjadi anggota tim. Yildirim mengatakan bahwa sebagian besar pemainnya “berada pada level rata-rata untuk sepak bola Turki” tetapi menambahkan bahwa semua “dibangun dengan baik dan dapat lebih maksimal jika mereka tidak menyerah dalam pelatihan.”

Meskipun jumlah resmi para migran tidak diketahui, karena beberapa tetap sebagai imigran ilegal, migran dari negara-negara Afrika diperkirakan merupakan mayoritas penduduk migran kota, bersama dengan warga Suriah.

Statistik menunjukkan satu dari empat migran Afrika lebih suka Istanbul untuk akomodasi, dan Muslim dari negara-negara Afrika Utara dan sub-Sahara Afrika, termasuk Senegal, Mali, Niger, Ghana, Gambia, Ethiopia dan Somalia, sebagian besar lebih suka datang ke Turki daripada negara lain.

Ketertarikan pada pemain asing telah menyebabkan lebih banyak pemain Afrika bergabung dengan klub di Turki dalam beberapa tahun terakhir dan tren ini telah meningkat setiap tahun. Sebagian besar pemain Afrika meraih kesuksesan di liga sekunder atau amatir sebelum pindah ke negara lain. [Daily Sabah]

Facebook Comments