Fitnah oleh Presiden Ceko terhadap Erdogan tuai kecaman

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki pada hari Kamis [21/03] mengecam tuduhan “tidak berdasar” oleh Presiden Ceko terhadap Erdogan.

“Kami tidak menerima dan sangat mengutuk pernyataan menyesatkan, salah, dan tidak berdasar dari Presiden Ceko Milos Zeman tentang negara dan presiden kami,” kata Hami Aksoy, juru bicara Kementerian Luar Negeri, dalam sebuah pernyataan.

“Juga patut dicatat bahwa seorang kepala negara, yang diharapkan akan bertanggung jawab, dengan sengaja membuat pernyataan palsu,” kata Aksoy, menambahkan bahwa presiden Ceko harus berusaha untuk mempengaruhi opini publik berdasarkan informasi obyektif daripada informasi yang menyesatkan.

Tuduhan tak berdasar itu dapat merusak persahabatan dan aliansi tradisional antara Turki dan Republik Ceko, ia memperingatkan.

Dalam debat publik selama perjalanannya ke wilayah Ceko pekan lalu, Zeman menanggapi pertanyaan tentang mengapa militer Turki menyerang Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang merupakan cabang teroris PKK di Suriah. Presiden Ceko tersebut mengklaim bahwa Turki bersekutu dengan teroris Daesh. YPG adalah kekuatan dominan dalam Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS. Pasukan SDF digunakan oleh Washington dalam perang melawan teroris Daesh meskipun adanya penolakan dari kekuatan regional.

Presiden Ceko mengatakan Turki menjadi perantara atas bantuan bagi Daesh untuk dapat mengekspor minyak. Klaim tersebut telah dibantah oleh pejabat Turki pada berbagai kesempatan dan laporan menunjukkan minyak yang diekstraksi oleh teroris Daesh berakhir di tangan berbagai pihak di wilayah tersebut.

Zeman dikenal karena retorika yang sangat anti-Muslim telah mengkritik Turki di masa lalu. Perdana Menteri Ceko Andrej Babis yang pemerintahnya bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri, menolak berkomentar.

Dalam sebuah pesan kepada media Ceko Rabu [20/03], duta besar Turki untuk Praha, Ahmet Necati Bigalı, menyebut tuduhan Zeman “tidak menguntungkan, tidak dapat diterima dan tidak berdasar.” [Yeni Safak/Daily Sabah]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via