Thursday, March 21, 2019
BeritaLifestylerekomendasi

Erdogan akan resmikan Rumah Sakit Ankara, terbesar di Eropa

Kompleks Rumah Sakit Kota Ankara menampung delapan rumah sakit dengan spesialisasi berbeda [foto: Daily Sabah]
825views

TURKINESIA.NET – ANKARA. Dalam upaya Turki memodernisasi sektor kesehatan, Rumah Sakit Kota Ankara telah mulai beroperasi dengan menerima menerima pasien sejak hari Rabu [13/02/2019].

Rumah sakit ini merupakan yang terbesar dari jenisnya di Eropa, kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca.

Rumah sakit yang peresmiannya diperkirakan akan dilakukan oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan dalam beberapa hari mendatang, memiliki 3.623 tempat tidur dan mempekerjakan hampir 12.000 orang, dari dokter dan perawat hingga teknisi, bidan, dan lain-lain.

Rumah sakit kota merupakan konsep baru dalam upaya Turki untuk meningkatkan sektor perawatan kesehatan. Rumah sakit tersebut bertujuan untuk meningkatkan standar kesehatan dengan secara signifikan meningkatkan kapasitas tempat tidur dan mengatasi kekurangan dokter.

Kompleks rumah sakit besar ini terutama dibangun di pinggiran kota, menampung staf dan layanan dari beberapa rumah sakit yang ada di wilayah terdekat. RS menyediakan layanan dalam beragam spesialisasi medis yang tidak tersedia di rumah sakit lain di banyak kota.

Untuk memastikan kualitas layanan, pemerintah telah mengadopsi model kemitraan publik-swasta untuk pembangunan dan pengoperasian. Rumah sakit kota disewakan kepada perusahaan swasta, dan pemerintah hanya membayar biaya untuk pengambilan gambar medis, laboratorium, keamanan, pemeliharaan dan gaji pekerja perawatan kesehatan.

Dua rumah sakit kota lainnya akan dibuka tahun ini di Ankara dan di kota barat laut Bursa. []

Berbicara kepada wartawan saat ia melakukan perjalanan ke rumah sakit hari Rabu, Menteri Koca mengatakan kompleks itu menampung delapan rumah sakit berbeda yang berspesialisasi dalam berbagai cabang pengobatan. “Kami ingin kompleks ini menjadi pusat kesehatan di wilayah mereka,” katanya.

Koca menambahkan bahwa mereka ingin bekerja sama lebih erat dengan universitas untuk penggunaan rumah sakit kota. Menteri tersebut menggarisbawahi bahwa rumah sakit akan dilengkapi dan memiliki staf yang cukup sehingga “pasien tidak harus mencari pengobatan di luar negeri,” sebagaimana banyak terjadi di masa lampau, terutama untuk pasien dengan penyakit kronis.

Rumah sakit Ankara diperkirakan menerima 30.000 pasien setiap hari. Rumah sakit ini memiliki 904 ruang klinik, unit perawatan intensif dengan 674 tempat tidur dan 131 ruang bedah, di mana lebih dari 600 operasi dapat dilakukan setiap hari.

Antara 2017 dan 2018, delapan rumah sakit kota dibuka di kota Mersin, Yozgat, Isparta, Adana, Kayseri, Elazığ, Eskişehir, dan Manisa dan banyak lagi yang sedang dalam perencanaan. Ketika selesai dibangun, rumah sakit akan memiliki kapasitas total 44.409 tempat tidur. Pembangunan sembilan rumah sakit kota lainnya sedang berlangsung di seluruh negeri.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah mengambil langkah-langkah untuk meremajakan sistem perawatan kesehatannya yang terpuruk di masa lalu. Rumah sakit yang dikelola oleh Departemen Kesehatan dan Dana Jaminan Sosial (SGK), yang sebelumnya dikenal sebagai Dana Asuransi Sosial, digabung untuk mencegah kepadatan. Pemerintah juga mengurangi birokrasi dalam perawatan pasien yang memiliki jaminan sosial (Askes) di rumah sakit pendidikan yang dikelola oleh universitas.

Rumah sakit yang ada juga telah dimodernisasi. Lebih dari 500 rumah sakit baru telah dibuka di seluruh Turki. Presiden Recep Tayyip Erdoğan yang sebelumnya menjabat sebagai PM Turki, telah mempelopori konsep “rumah sakit kota”, dan menyebut hal itu sebagai “impiannya” [Daily Sabah]

 

Facebook Comments

Leave a Response

error: Content is protected !!