Drone Akıncı bersenjata pertama kalinya di pamerkan di TEKNOFEST Istanbul

TURKINESIA.NET – ISTANBUL. Drone bersenjata terbaru Turki, Akıncı, dipamerkan untuk pertama kalinya dalam TEKNOFEST Istanbul Aerospace and Technology Festival yang dimulai Selasa [17/09].

Akıncı, pesawat bersenjata tanpa awak terbaru yang diproduksi oleh Baykar Makina, sebuah perusahaan pengembang kendaraan udara tak berawak, menarik perhatian di tengah TEKNOFEST tahun ini yang berlangsung hingga Minggu di bekas Bandara Atatürk.

Drone Akıncı yang dijuluki “ikan terbang”  adalah sebuah langkah penting bagi perusahaan Baykar untuk mencapai tujuan mereka dalam meningkatkan teknologi kendaraan udara tak berawak (UAV).

Dioperasikan dengan dua mesin turbin, Akıncı dapat membawa hampir 1,5 ton muatan yang berguna: 900 kilogram eksternal dan 450 kilogram internal. Akinci mampu terbang di ketinggian operasional di 40.000 kaki, dan bertahan di udara selama 24 jam. Kendaraan ini dapat dikendalikan melalui satelit yang dikembangkan di dalam negeri Turki.

Akıncı juga akan dilengkapi dengan pod dukungan elektronik, radar udara-ke-udara, sistem komunikasi satelit, radar penghalang-identifikasi, radar aperture sintetis dan radar meteorologi – semuanya dirancang dan dikembangkan di Turki. Drone ini akan beroperasi dengan berbagai konfigurasi amunisi.

Para pejabat perusahaan Baykar mengatakan bahwa pesawat tak berawak itu memungkinkan untuk dilengkapi dengan sistem rudal udara-ke-udara yang dikembangkan di dalam negeri di Turki dan dapat digunakan dalam misi udara-ke-udara.

Drone ini diperkirakan akan melakukan uji terbang pertama dalam tahun ini dan diharapkan secara resmi mulai digunakan oleh pasukan keamanan Turki pada tahun 2020.

The TEKNOFEST Istanbul diorganisasikan oleh Yayasan Tim Teknologi Turki (T3), bertujuan untuk menunjukkan kemajuan pesat Turki dalam teknologi dan untuk mempromosikan kemajuan teknologi sebagai target nasional. [Daily Sabah]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via