Bangsamoro undang investor Turki

TURKINESIA.NET – MINDANAU. Menteri Pertanian Wilayah Pemerintahan Otonomi Bangsamoro, Muhammad Shuayb Yacop, telah mengundang investor Turki ke wilayah tersebut untuk pengembangan pertanian.

Pemerintahan Daerah Otonom Bangsamoro, didirikan setelah lebih setengah abad perjuangan untuk kemerdekaan di tanah air Muslim Moro. Kini, mereka telah mulai bekerja untuk mengembangkan pertanian yang merupakan salah satu sumber ekonomi terbesar di wilayah tersebut.

Otoritas pemerintah mengatakan, mereka mencari dukungan dari Turki untuk membentuk koperasi, dan mendesak investor Turki untuk datang ke wilayah tersebut.

Mohammad Shuayb Yacop mengatakan bahwa kesuburan tanah di wilayah itu sangat tinggi, selain buah-buahan tropis, banyak produk yang tumbuh di wilayah tersebut seperti mangga, kelapa, pisang, dan kakao.

Ada banyak produk yang dapat diekspor, tetapi mereka mengirimnya ke Filipina karena mereka tidak dapat memproses produk, ini memiliki dampak negatif pada ekonomi kawasan, kata Yacop, menambahkan bahwa mereka membutuhkan mesin industri untuk memproses bahan baku dalam produk makanan.

Yacop meminta dukungan dari perusahaan-perusahaan Turki untuk pengembangan pertanian dan mengatakan mereka telah berdiskusi dengan sebuah perusahaan di Manila, ibukota Filipina, yang berbasis di Istanbul.

Yacop menekankan bahwa mereka ingin mengekspor produk pertanian ke negara-negara di dunia, terutama Filipina, mereka telah menyiapkan rencana selama 10 tahun dan mereka akan memperkuat kebijakan pembangunan mereka dengan pemerintah.

Yacop mengatakan para petani di wilayah tersebut telah menjadi korban otonomi. Dalam dua tahun belakangan, mereka akan membangun kembali pemerintahan baru dan mereka akan selalu mendukung para petani.

Yacop berterima kasih kepada Turki atas bantuan dan dukungannya bagi Muslim Moro, menambahkan bahwa Muslim Moro juga mencintai Turki dan rakyatnya. [TRT]

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via