Asosiasi Kurdi di Suriah dukung operasi Turki

TURKINESIA.NET – ANKARA. Asosiasi Kurdi Independen Suriah (SBKR) mendukung Operasi Mata Air Perdamaian Turki yang sedang berlangsung untuk menghancurkan koridor teror di perbatasan selatan, kata dikeluarkan oleh pada hari Rabu.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu, kelompok Kurdi itu mengatakan bahwa PKK dan perluasannya di Suriah menyeret tidak hanya suku Kurdi, tetapi semua bagian di kawasan itu ke dalam bencana.

“Untuk mencapai zona aman, yang merupakan tuntutan nasional revolusi Suriah, dan untuk menyingkirkan organisasi-organisasi teroris di kawasan itu, kami menyatakan dukungan kami untuk Operasi Mata Air Perdamaian,” tambah SBKR.

Kelompok tersebut juga meminta warga di wilayah itu untuk menjauh dari zona militer dan tidak meninggalkan rumah mereka.

“Jangan ikuti wacana provokatif yang disebarkan oleh PKK/PYD,” tegas asosiasi itu.

Asosiasi Kurdi Independen Suriah (SBKR) dikenal karena upayanya melawan kelompok teroris YPG/PYD.

Kepala SBKR Abdulaziz Temmo mengatakan kepada Anadolu Agency dalam sebuah wawancara tahun lalu bahwa YPG/PKK tidak bekerja untuk atau mewakili bangsa Kurdi.

Pasukan Turki bersama dengan Tentara Nasional Suriah (SNA) telah memulai Operasi Mata Air Perdamaian melawan PKK/YPG dan teroris Daesh di Suriah utara pada Rabu.

Operasi itu diluncurkan di timur Sungai Eufrat di Suriah utara untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris dan untuk memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.

Turki mengatakan kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa – bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Share via