Thursday, March 21, 2019
Berita

Aksi kecam kekejaman China terhadap Uyghur diselenggarakan di New York

109views

TURKINESIA.NET – NEW YORK. Aksi protes menentang kekejaman Beijing terhadap Muslim Uyghur diadakan pada hari Sabtu [09/02] di depan konsulat China di kota New York.

Aksi ini selenggarakan oleh organisasi Pandangan Nasional Komunitas Islam (IGMG) dengan mengumpulkan warga Turki dan juga warga Uyghur yang tinggal di AS untuk menunjukkan solidaritas dengan orang-orang Uyghur.

Mereka berkumpul di depan gedung konsulat China di Manhattan dengan membawa bendera Turki dan Turkistan Timur serta meneriakkan yel-yel seperti “Kebebasan untuk Turkestan Timur,” “Berhenti membunuh orang Uyghur”.

Ayhan Ozmekik, ketua IGMG di AS, mengatakan kepada khalayak ramai bahwa mereka berkumpul untuk mengutuk penindasan pemerintah China kepada umat Islam Uyghur.

Dia juga menyebutkan tentang matinya penyair dan musisi Uyghur, Abdurehim Heyit, yang “ditangkap secara tidak adil dan mati syahid di penjara.”

“Kami mengutuk insiden keji ini, yang merupakan refleksi pahit dari kebijakan asimilasi dan penganiayaan Tiongkok di Turkistan Timur,” tambah Ozmekik.

Organisasi nirlaba tersebut juga meminta para pemimpin di seluruh dunia untuk tidak tinggal diam dalam masalah ini.

Ketua Kongres Uyghur Dunia, Dolkun Isa, yang berada di New York untuk menghadiri konferensi HAM, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pelanggaran HAM di Turkestan Timur telah berlanjut selama bertahun-tahun.

Dia menyerukan PBB, AS, Turki dan negara-negara lain untuk menerapkan tekanan pada otoritas Tiongkok untuk mengakhiri penganiayaannya terhadap minoritas Muslim Turki di Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Turki mendesak pemerintah China untuk menghormati hak asasi manusia yang fundamental terhadap etnis Uyghur dan menutup kamp konsentrasi.

“Bukan lagi rahasia bahwa lebih dari satu juta orang Uyghur Turk yang ditangkap sewenang-wenang menjadi sasaran penyiksaan dan pencucian otak politik di kamp-kamp dan penjara-penjara interniran,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy dalam sebuah pernyataan. [A News]

Facebook Comments

Leave a Response

error: Content is protected !!